Mari menjelajah pantai (Drini, Sundak, Indrayanti, Sepanjang) !

Berada di pantai seharian bagi pencinta pantai tentu sangat menyenangkan. Begitu pula dengan saya, saya sangat senang dengan pantai, baik itu pasir, laut, karang, dan sebagainya yang terdapat di pantai. Saking senangnya saya dengan pantai, waktu liburan beberapa bulan yang lalu saya mengunjungi beberapa pantai dalam waktu satu hari. Tetapi rasannya kurang puas jika hanya menikmati keindahan pantai-pantai tersebut dalam waktu sesingkat itu. Karena keindahan pantai tersebut sangat luar biasa dan sayang jika dinikmati sebentar, Namun demikian, saya sangat senang menjelajah pantai-pantai tersebut.

Saya pergi ke pantai-pantai tersebut bersama dengan Ochaan. Beberapa hari sebelum pergi kesana, kami sudah merencanakan kegiatan pergi ke pantai tersebut. Kami ingin melihat dan bermain-main di beberapa pantai di Daerah Gunung Kidul. Pada awalnya kami hanya tertarik untuk melihat pantai Indrayanti yang terkenal di daerah tersebut. Namun, setelah sampai di sana kami memutuskan untuk menjelajahi beberpa pantai dulu sebelum menuju pantai tersebut.

Kami berangkat pukul 7.00 pagi dengan mengedarai sepeda motor. Kami memulai perjalanan kami dari daerah kost saya di jalan Kaliurang KM. 5. Sebelum berangkat kami makan soto terlebih dulu di daerah Gejayan. Saya lupa nama tempatnya, tetapi soto disana sangat enak jadi kami sering membeli di sana. Setelah sarapan tersebut, kami melajukan motor kami menuju ke daerah Gunung kidul, wilayah tujuan kami. Di mulai dari jalan Affandi-jalan solo, jalan Janti, dan Jalan Jogja-Wonosari. Di perjalan tersebut kami bisa melihat-lihat pemandangan Kota Jogja, Sub urbannya Jogja, sampai dengan wilayah Kab. Gunung Kidul. Setelah menempuh perjalan yang cukup panjang kami kemudian tiba di Pantai Drini, salah satu pantai yang terdapat di deretan pantai-pantai di Gunung Kidul.

Saat tiba di Pantai Drini, kami kemudian memarkirkan motor di tempat Parkir motor, Parkir di pantai ini seharga 2000 rupiah per motor. Setelah memarkirkan motor, kami kemudian menuju pantai. Kami kemudian menuju pantai dan memandangi keindahan pantai ini. Pantai Drini tampak ramai dikunjungi oleh pengunjung dari berbagai kota. Hal itu terlihat dari beragamnya plat kendaran. Ini juga dikarenakan pada hari kami berkunjung ini adalah hari libur nasional yang bertepatan dengan long weekend.

 Setelah melihat-lihat sebentar keindahan pantai Drini, kami kemudian memutuskan untuk mendaki bukit karang yang berada di tidak jauh dari Pantai tersebut. Bukit karang tersebut berada di dalam air laut, namun tidak begitu jauh dari bibir pantai. Untuk menuju bukit tersebut, kami harus menyebrangi air laut kurang lebih 1,5 sampai 2 meter. Pada keadaan pasang, air tersebut cukup deras jadi harus lebih berhati-hati untuk menyebrangi air tersebut. Namun, saat kami tiba disana, kira-kira pukul 10.30 Wib, air tersebut masih surut kira-kira 40 cm. Jadi lebih mudah menyebaranginya.

Setelah menyebrangi air tersebut, kami kemudian menaiki tangga yang sudah dibuat oleh pengelola pantai. Tangga tersebut hanya menghubungkan antara air dan batu karang. Untuk selanjutnya mendaki bukit karang tersebut layaknya menaiki tangga biasa. Itu karena batu-batu dibukit karang tersebut membentuk atau sengaja dibentuk menyerupai undakan tanngga. Pada saat menaiki undakan tangga tersebut harus berhati-hati dikarenakan banyak tumbuhan berduri. Misalnya nanas laut yang durinya cukup tajam jika terkena bagian tubuh kita. Setelah menaiki tangga tersebut, kami kemudian sampai ke puncak.

dari puncak bukit karang

Sesampai di puncak, kami menemukan pemandangan laut yang luar biasa indahnya. Dari puncak bukit ini, kami dapat melihat keindahan laut dan hamparan pasir dan bukit-bukit karang lainnya yang tampak sangat mempersona. Selain pemandangan laut yang indah tersebut, ada juga menara kecil dan bangunan yang tidak selesai dibuat. Setelah puas memandang keindahan laut dari puncak tersebut, kami mengabadikan beberapa foto yang bisa dijadikan kenang-kenangan perjalanan kami kali ini. Setelah itu, kami kemudian turun dari bukit karang tersebut. Pada saat kami turun, air yang kami lewati tadi hanya tinggal pasir dan sedikit genangan air. Hal itu karena air sudah cukup surut kira-kira pukul 11.30 siang.

Setelah turun, kami kemudian memutuskan untuk bermain air dan pasir di pantai tersebut. Bagi pengunjung tidak boleh berenang jauh dari bibir pantai, hanya boleh bermain-main air saja. Itu karena ombak di pantai Drini ini cukup besar. Pada saat bermain air di bibir pantai tersebut, pengunjung juga harus berhati-hati sebab banyak batu seukuran kepalan tangan atau lebih yang bisa melukai tubuh. Batu tersebut cukup melukai atau menggores tangan atau kaki kita ketika batu tersebut ikut terhempas bersama ombak menuju pasir di pinggir pantai.

DSC06758

Setelah selesai bermain dan menikmati keindahan pantai di Pantai Drini, kami kemudian memutuskan untuk melanjutkan perjalanan kami ke pantai yang lainnya. Pantai tujuan berikurnya adalah pantai sundak. Pantai sundak tidak begitu jauh dari pantai Drini.

1337236323709

Keindahan pantai Sundak terlihat dari bukit-bukit karang yang menjulang di sisi-sisinya. Air laut yang cukup menarik untuk dijadikan tempat bermain air serta pemandangan laut yang mempesona. Di pantai ini juga terdapat pondok-pondok yang bisa di gunakan untuk duduk-duduk. Selain itu juga ada beberapa pohon untuk berteduh. Di pantai ini, kami hanya menghabiskan waku untuk berfoto-foto sebentar dan melihat-lihat pemandangannya. Karena di pantai ini sudah ramai oleh pengunjung, kami memutuskan untuk meneruskan saja perjalan kami. Hal Itu karena kami tidak bisa leluasa berjalan-jalan menyusuri pantai layaknya di pantai Drini tadi. Setelah berfoto-foto kami kemudian menuju ke pantai Indrayanti. Kami mengira jarak pantai tersebut cukup jauh, namun ternyata tidak bergitu jauh.

Pantai Indrayanti juga sama mempesonanya dengan pantai yang kami temui sebelumnya. Selain itu fasilitai lainya. Di pantai ini kita bisa menemui pondok-pondok tempat beristirahat yang atapnya terbuat dari daun-daun dan bentuknya bangunannya yang cukup unik. Selain itu di sini juga banyak disewakan  payung-payung pantai dan tikar-tikar alas bagi para pengunjung. Pada saat kami mengunjungi pantai ini, pinggiran pantai sudah dipenuh oleh deretan payung-payung pantai yang sudah terisi oleh pengunjung. Untuk duduk saja sudah sulit, apalagi untuk menyewa payung. Sudah penuh!

Karena di pantai Indrayanti sudah penuh sesak oleh pengunjung, kami kemudian memutuskan untuk kembali lagi ke pantai sundak. Kami ingin makan siang, makan bekal yang sudah kami siapkan sebelum berangkat tadi. Namun jika pengunjung tidak sempat menyiapkan bekal, penjungung bisa membeli makan siang di warung-warung yang ada di pantai tersebut. Jangan khwatir banyak menu yang tersedia bagi pengunjung, dari menu seafood sampai dengan mie instan atau gorengan. Selain  warung ada juga penjual keliling yang menjajakan cemilan seperti rumput laut, keripik dari hasil laut, gorengan, dan juga minuman. Kami menikmati makan siang kami sambil memandangi laut, anak-anak yang sedang asyik menangkap ikan-ikan kecil, atau remaja-remaja yang sedang berfoto narsis. Deburan ombak seakan redam oleh riak pengunjung yang senang menikmati keindahan pantai ini.

Setelah selesai makan siang tersebut, kira-kira pukul 2.00 siang. Kami kemudian berencana untuk pulang atau melanjutkan untuk mengunjungi pantai lainnya. Tetapi kami memutuskan untuk berbalik arah menuju arah jalan pulang. Pada saat di arah jalan pulang ke Jogaja tersebut, kami menemukan pantai lain yang tidak begitu terkenl namanya. Nama pantai tersebut adalah Pantai Sepanjang.

sepanjangDi Pantai ini kami memutuskan untuk berenang. Ah.. bukan berenang tapi lebih tepatnya bermain-main di air laut lagi. Itu karena dilarang berenang di pantai. Pantai sepanjang ini memiliki luas wilayah yang memanjang, atau lebih tepatnya lebih panjang dibandingkan pantai-pantai lainnya di deretan pantai-pantai di wilayah ini. Mungkin, karena itulah pantai ini dinamai “Pantai Sepanjang”. Selain panjang, pantai ini juga memiliki air yang cukup tenang dibandingkan dengan pantai lainnya. Pada saat kami berada disana air pantainya cukup tenang. Jadi, untuk bermain-main air laut akan sangat menyenangkan. Selain itu, arusnya lebih mirip air sungai. Begitulah yang ada dipikiran saya ketika saya sedang bermain-main di air laut di pantai ini. Saat kami sedang bermain di pantai, lewatlah bapak-bapak yang sudah cukup tua. Ia membawa kelapa muda yang akan dijualnya ke kami atau ke pengunjung lainnya. Meskipun pengujunjung pantai ini tidak seramai pantai yang lainnya ia tetap menjajakan kelapa tersebut kepada pengunjung.

Karena hal itu dan kami juga tertarik untuk mencoba kelapa muda tersebut, kami memutuskan untuk membeli kelapa tersebut masing-masig satu buah. Setelah mencicipi kelapa tersebut beberapa tegukan, tiba-tiba ombak menghempas kearah kami. Huppp… air kelapa kami bercampur dengan air laut. Ya sudahlah… tegukan selanjutnya harus kami simpan dalam hati saja. Hahaha…

Kecewa tidak jadi menelanjutkan tegukan air kelapa tersebut. Kami kemudian bermain-main air lagi dan juga berfoto-foto. Setelah puas dengan kegiatan tersebut, kami kemudian memutuskan untuk pulang karena hari sudah menjelang senja. Laut sudah tampak akan pasang kembali dan pengjung pun sudah mulai satu persatu beranjak pulang dari pantai tersebut. Untuk membilas tubuh kami yang terkena air laut tadi kami kemudian mandi di pemandian yang disewakan tersebut. Biaya sewa mandi tentu tidaklah mahal, kurang dari 5000 rupiah tetapi pengunjung masih tetap bisa terbebas dari air laut.

Setelah selesai dengan semua itu, kami kemudian beranjak pulang dengan senja yang mulai akan kembali ke peraduannya. Tampak indah dan menarik hati, sama halnya dengan kegiatan kami hari ini mengunjungi pantai-pantai yang sangat mempesona tersebut. Ayo ke sana lagi!!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s