Going to Kukup-Drini Beach

Ada yang pernah mendengar atau mengunjungi berbagai pantai di Gunung Kidul, DI Yogyakarta? Saya pernah. Karena itu kali ini saya akan menceritakan pengalaman saya dan teman-teman kost saya ketika berlibur, jalan-jalan, atau main di Pantai Kukup dan Pantai Drini.

Saya bersama kedua teman kos saya, Mbak Dina dan Titian, serta satu orang temannya Titian pergi kesana pada Juni 2012 lalu. Waktu itu bukan hari libur, tapi bagi kami itu hari libur. Karena kami tidak sedang bekerja atau kuliah. Hari itu Mbak Dina dan saya pergi pukul 8 pagi dari kost saya di daerah Jalan Kaliurang Km. 5, Sleman. Sedangkan Titian dan temannya menyusul kami yang sudah berangkat lebih dulu dan menunggu mereka di salah satu mini market di dekat jembatan layang Janti. Lama sekali kami menunggu Titian dan temannya. Selama menunggu, kami memutuskan untuk membeli beberapa cemilan untuk sekedar menganjal perut ketika kami berada di sana. Hal ini bukan berarti di daerah Pantai tersebut tidak ada yang jual atau warung makan. Di sana ada, bahkan juga ada beberapa warung dan tempat-tempat makan, terutama di pantai Kukup dan Drini tempat makan ikan atau hasil laut lainnya. Hanya saja kami ingin ngemil snack ringan sambil menikmati udara pantai-pantai tersebut dan sebagai cadangan makanan ketika kelaparan. Hihihi..

Setelah menunggu Titian dan temannya dalam jangka waktu yang sangat lama, lebih kurang 2 jam. Mereka pun datang dengan membawa alasan bahwa Titian menjemput temannya yang tinggal di Jalan Kaliurang atas dan cukup jauh perjalaman tersebut. Setelah berkumpul semua, kami memutuskan untuk segera berangkat sebab sudah menunjukkan pukul 10 pagi, itu berarti kami sampai di pantai jam 12 siang.

Selama perjalanan, kami melihat beragam pemandangan. Mulai dari suasana perkotaan, sawah, hutan jati, dan perkampungan di sepanjang jalan menuju ke pantai di Gunung Kidul tersebut. Pantai-pantai tersebut terletak di Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Gunung Kidul. Sedangkan rute perjalan ke Pantai menuju ke sana bisa ditelusuri dari peta berikut ini :

Sesampainya kami di pantai pertama yaitu Pantai Kukup, kami kemudian memarkirkan motor kami di parkiran motor. Kami ke Pantai menggunakan motor, karena dengan kendaraan tersebutlah kami biasa pergi jalan-jalan ke berbagai tempat termasuk ke pantai-pantai yang letaknya cukup jauh dari Kota Yogyakarta. Namun, pembaca tidak perlu khawatir sebab menggunakan motor tidak akan kesulitan atau terasa lelah jika sudah terbiasa melakukan perjalan jauh. Walaupun demikian, perjalanan ke daerah Gunung Kidul tidak mudah sebab rute berangkat adalah menanjak, lain halnya dengan rute pulang yang menurun. Namun, semua itu akan terbayar jika sudah meninkmati panorama pantai-pantai di sana.

Setelah memarkirkan motor, jangan lupa membayar biaya parkir ya. Tidak mahal kok, hanya kisaran 1000-2000 rupiah saja.  Kami kemudian langsung menuju Pantai Kukup dan bermain-main dengan air laut disana. Selain bermain air laut,  bisa juga menyusuri pantai

sambil mendengar deburan ombak walaupun pada siang hari air akan surut beberapa meter. Di pinggiran laut yang with friends at kukup beachada air lautnya, kita bisa menemukan ikan-ikan hias dan bulu babi. Pengunjung banyak yang mencari kedua hewan laut tersebut dan membawanya pulang, namun demikian mengambilnya haruslah wajar. Mengambilnya hanya sekedar untuk ikan hias anak-anak bukan untuk tujuan lainnya. Selain itu kita juga bisa mengambil banyak foto bagi yang narsis, sebab pemandangan di Kukup sangat menarik.

With friends -kukupSelain bernarsis ria, pengunjung pantai juga bisa berjalan-jalan di salah satu bukit karang yang berada di sekitar pantai tersebut dan terpisah dari Pantainya. Tenang saja, terpisahnya tidak jauh kok, cuma beberapa meter saja. Selain itu untuk menuju kesana ada tangga dan jembatan yang menghubungkan kedua tempat tersebut. Di atas  bukit karang tersebut ada tempat untuk beristirahat atau sekedar menikmati keindahan pantai dari atas bukit karang. Jangan khawatir bagi pembaca yang takut kulitnya hitam, di atas bukit tersebut ada semacam pondok yang ada atapnya. Jadi tidak akan kepanasan atau kulitnya gosong. Jalan menuju atas bukit karang tersebut juga di tumbuhi oleh tanaman laut, kami biasa menyebutnya nanas laut karena bentuk daunnya seperti nanas. Selain di atas bukit yang terpisah tersebut, pengunjung pantai juga bisa menikmati bukit karang yang lain namun tidak terpisah dari pantainya. Di atas bukit karang tersebut juga terdapat pondok, namun ukurannya lebih kecil. Dan, jangan heran jika pembaca akan melihat dan menemui pasangan-pasangan yang sedang menikmati pantai dari atas bukit tersebut.

Kalau pengunjungtidak mau naik ke bukit-bukit karang tersebut, bisa juga hanya melihat bukit tersebut dari  pinggir pantai. Pengunjung pantai bisa menyewa tikar kepada ibu-ibu atau bahkan si mbah yang menjajakan jasa penyewaan tikar. Sambil duduk-duduk dan menikmati pemandangan pantai dan bukit karang, pengjung bisa menikmati rujak buah yang dijual di areal tersebut. Atau, pengunjung bisa menikmati cemilan atau bekal piknik yang di bawa dari rumah. Hmm… yummy..

Semua yang ada di Pantai Kukup sangat menarik dan menyenangkan oleh karena itu ketika kesana kita harus turut menjaga dan memelihara keindahan pantai tersebut.

Setelah puas bernarsis ria dan menikmati suasana pantai dan laut di Pantai Kukup akhirnya kami beranjak menuju pantai lainnya. Namun sebelum itu, kami menyempatkan diri untuk membeli rumput laut goreng dan ikan laut goreng. Hal yang paling kami sukai di Pantai Kukup adalah rumput laut goreng, karena rasanya yang renyah dan murah. Bagi pengunjung yang beruntung akan mendapatkan rumput laut goreng yang sangat renyah dengan harga 1000 rupiah per plastik kecilnya. Semoga beruntung!

To continue reading, klik page 2 !!

Advertisements

4 thoughts on “Going to Kukup-Drini Beach

  1. Ristikati says:

    wow.. you like Indonesia? I hope you can visit my country and enjoy those beaches, soon. We have some beautiful until the most beautiful beaches in Indonesia. welcome here!

    Like

  2. Ritu KT says:

    Lovely Post Ristikati. I got interested in Indonesia after reading the book “Eat Pray Love” by Elizabeth Gilbert. The photos of beaches on your blog make me want to visit Indonesia so much more. Hope to have fun in those beautiful beaches some day in the near future!

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s