Going to Kukup-Drini Beach

Setelah puas menikmati keindahan Pantai Kukup, kami  kemudian menjutkan perjalan kami menuju pantai Drini. Dari arah Pantai Kukup, pengunjung pantai bisa mengambil arah timur dan terus lurus saja sampai menemukan pertigaan di persawahan. Di pertigaan tersebut ada papan nama pantai tersebut, walaupun tidak mencolok tapi masih bisa dilihat jika pengunjung berkendara dengan kecepatan rendah. Dari jalan yang ada papan nama tersebut lurus saja ke selatan  hingga menemukan tanjakan yang cukup menanjak. Setelah melewati tanjakan tersebut, maka lurus terus mengikuti jalan dan berhenti di parkiran motor setelah melewati jembatan. Di pantai ini pun, jangan lupa untuk membayar biaya parkir motor di muka ya.

Setelah sampai, kami kemudian langsung menuju pantai dan menikmati keindahan pantai Drini. O ya, di Pantai Drini ini banyak batu-batu koral yang ukurannya besar dan jika sedang berada dipinggir pantai batu ini sering terombang-ambil ombak dan jika mengenai kaki atau tubuh pengunjung bisa melukai atau membuat memar tubuh. Maka, pilihlah pinggiran pantai yang batu koralnya tidak terlalu banyak. Sebab hampir sekeluruhan pinggiran pantai ada batu koral yang besar-besar tersebut.

Setelah menikmati keindahan pantai dan karena sudah siang dan perut mulai keroncongan, kami segera menuju salah satu pondok makan di sekitar pantai. Kami kemudian segera mengambil tempat di lesehan di pondok tersebut kemudian memesan makanan yang kami inginkan. Kami memesan kepiting dan ikan. Karena ingin makan dengan kenyang dan murah, Titian melakukan tawar menawar dengan penjual atau lebih tepatnya membujuk penjualnya. Tawar menawar pun berhasil, jadilah kami bisa menikmati ikan dan kepiting dengan harga yang terjangkau kantong kami. Hahaha…  O h iya, ikan dan kepiting yang kita pesan baru dimasak kalau kita deal memesannya. Artinya makanan laut tersebut masih fresh, sebab ikan atau kepiting tersebut masih hidup lalu kemudian dimasak sesuai keinginkan pemesannya.

Sambil menunggu ikan dan kepitingnya matang, kami mulai mengelilingi dan bermain-main air laut  sambil tidak lupa bernarsis ria lagi. Pantai Drini juga memiliki pesona pantai yang tidak kalah indahnya dengan pantai-pantai lainnya. Pantai Drini juga dipagari bukit-bukit karang yang tinggi, di pantai ini juga terdapat satu bukit karang yang bisa didaki. Keberadaan bukit karang tersebut terpisah dari pantai, jaraknya kira-kira 1,5-2 meter. Jika air surut pengunjung bisa berjalan menyebrangi air laut tersebut untuk mendaki bukit karang tersebut. Namun jika sudah mulai pasang, air laut akan meninggi hingga mencapai pinggang atau dada orang dewasa dengan arus yang cukup kuat. Namun  masih bisa disebrangi tetapi harus hati-hati karena bisa terseret arus air laut. Karena itu hati-hati dan tetap waspada jika masih tetap ingin menyebrangi arus air tersebut!

Di bukit tersebut juga terdapat tempat dan sudut-sudut yang bisa digunakan untuk menikmati pantai dan air laut dari ketinggian bukit karang. Namun untuk tulisan kali ini, saya tidak akan membahas apa saja yang ada di atas bukit tersebut, di tulisan lainnya mungkin saya akan membahasnya lebih jauh lagi. Hal ini dikarenakan pada kunjungan saya kali ini, kami tidak naik ke atas bukit tersebut sebab air sudah pasang dan pengunjung pantai tinggal kami saja.

Setelah menikamti air laut dan berjalan-jalan menyusuri pantai, kami kemudian kembali ke pondok makan tersebut dan menikmati ikan dan kepiting yang kami pesan tadi. Hmm… rasanya uennnakk!! Mau?? Setelah makan dan istirahat sebentar, kami kemudian memutuskan untuk pulang karena hari mulai gelap dan telah menunjukkan pukul 5 sore.

Hmm.. Pantai ini Drini juga indah, sama halnya dengan Kukup. Cukup untuk merefresh otak jika sedang penat. Etsss, jangan lupa jaga terus pantainya ya..

-Fin-

4 thoughts on “Going to Kukup-Drini Beach

  1. Ristikati says:

    wow.. you like Indonesia? I hope you can visit my country and enjoy those beaches, soon. We have some beautiful until the most beautiful beaches in Indonesia. welcome here!

    Like

  2. Ritu KT says:

    Lovely Post Ristikati. I got interested in Indonesia after reading the book “Eat Pray Love” by Elizabeth Gilbert. The photos of beaches on your blog make me want to visit Indonesia so much more. Hope to have fun in those beautiful beaches some day in the near future!

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s