Sepedaan Bareng Sepeda Kampus

Bersepeda bersama teman memang menyenangkan terlebih dengan teman akrab. Awal bulan Juli lalu aku dan Nana, teman akrabku, bersepeda di seputaran kampus kami, Gadjah Mada. Sepeda yang kami gunakan pun sepeda milik kampus. Sepeda tersebut biasa disebut dengan ‘sepeda kampus’.

Keinginan untuk mencoba sepeda kampus sudah lama kami inginkan yaitu sejak diwacanakannya program tersebut. Namun belum bisa kami lakukan saat kami masih kuliah karena diluncurkannya sepeda kampus tersebut setelah kami lulus kuliah. Jadi, kami belum sempat mencoba sepeda tersebut sewaktu kami masih kuliah.

Image022

Keinginan tersebut baru bisa kami wujudkan setelah kami lulus. Tanggal 4 Juli kemarin setelah pulang dari mengikuti Jobfair di ECC UGM, kami pun menyempatkan diri untuk menjajal sepeda kampus tersebut. Awalnya kami bingung bagaimana cara menggunakan/meminjam sepeda tersebut. Hal itu dikarenakan kami tidak lagi memiliki kartu mahasiswa atau lebih tepatnya kami sudah jadi alumni. Padahal syarat peminjam sepeda adalah mahasiwa yang masih aktif kuliah kampus. Itu artinya mahasiswa tersebut masih memiliki kartu mahasiwa, sedangkan kartu mahasiswa kami sudah expired.

Syarat meminjam sepeda kampus adalah menuliskan nomor mahasiswa dan  menunjukkan kartu mahasiswa sebagai bukti untuk meminjam sepeda. Daripada kami bingung, kami lalu kami bertanya kepetugas jaga di stasiun sepeda kampus  di dekat Perpustakaan pusat. Petugasnya mengatakan kalau mau meninjam sepeda harus memninggalkan kartu identitas dan menuliskan data diri berseta nomor sepeda di daftar peminjam sepeda. Hal itu berlaku bagi mahasiswa yang  kartunya sudah expired seperti kami. Karena tidak memiliki kartu mahasiswa kami diminta ninggalkan kartu identitas yang lain, misalnya KTP/SIM. Kamipun masih berpikir-pikir untuk jadi atau tidak meminjam sepeda tersebut. Sambil berpikir-pikir, kami menuju fakultas kami untuk istirahat sebentar sambil makan cemilan yang kami beli di foodcourt sewaktu di jobfair tadi.

Setelah istirahat tersebut, kami datang lagi ke petugas jaga sepeda tersebut. Kami kemudian bertemu dengan penjaga yang berbeda, petugasnya kemudian hanya menyuruh menuliskan data diri dan nomor sepeda di buku daftar peminjam serta menanyai tujuan meminjam sepeda tersebut. Hahaha… mungkin penjaganya baik hati atau mengira kami mahasiswa yang lupa membawa kartu mahasiswa jadi diperbolehkan meminjam sepeda tersebut atau mungkin melihat tampang kami yang memelas.

Setelah menuliskan identitas kami diperbolehkan meminjam sepeda kampus dengan durasi waktu peminjaman selama 30 menit dari stasiun satu ke stasiun tujuan. Setelah step peminjaman selesai dan tujuan kami hanya ingin menjajal sepeda kampus tersebut. Lalu kami putuskan untuk berkeliling-keliling di kampus saja, tanpa tujuan yang jelas. Kami awali dengan keliling Graha Sabha, Boulevard, Masjid kampus, dan komplek perumahan/ pusat-pusat studi di kampus. Sambil bersepeda, kami menyempatkan untuk melihat-lihat pusat studi walaupun tidak mendatanginya langsung. Kegiatan melihat-lihat tersebut sangat menyenangkan. Ternyata ada objek-objek menarik yang baru kami ketahui. Misalnya beberapa pusat studi yang baru kami ketahui. Hmm… kemana saja kami selama ini baru tahu tentang itu? Baiklah, tidak apa-apa yang penting sekarang sudah tahu. Hihihi…

Setelah bersepeda di tempat-tempat tersebut, kami lalu menuju ke stasiun tujuan kami, stasiun Biologi. Sebenarnya bukan stasiun tujuan sih. Hanya saja kami bingung menentukan tujuan kami mau kemana. Kami hanya ingin mencoba sepeda tersebut. Jadi kami memutuskan untuk menuju statiun Biologi yang tidak terlalu jauh dari stasiun awal kami. Sehingga kami bisa lebih santai menggunakan durasi waktu tersebut.

Kami kemudian melewati bunderan UGM lalu menuju ke arah Mirota Kampus , Jalan Kaliurang, berbelok ke Fak. Biologi, dan berhenti di statsiun di sana. Karena kelelahan dan suasana terik. Kami memutuskan untuk istirahat di kantin Biologi dan memesan minuman. Setelah memesan minuman dan bersitirahat, kami kemudian memutuskan untuk kembali ke statisun awal kami yang juga berdekatan dengan fak. kami, Fisipol.

Rute bersepeda kami untuk kembali ke stasiun awal tadi berbeda dari rute kami berangkat. Kali ini kami menuju rute yang lebih dekat. Dari stasiun Biologi, Jalan Kaliurang menuju arah Selatan, lalu berbelok ke arah Graha Sabha, ke kompleks perumahan dosen/pusat studi lagi, dan berakhir di statiun awal. Setelah sampai dan mengembalikan sepeda, kami menulis lagi di daftar pengembalian sepeda. Kegiatan ini sama halnya dengan yang kami lakukan di stasiun Biologi tadi melalui kamera ponsel kami.

Hmmm… Total kami bersepeda kali ini adalah 30 menit berangkat dan 30 menit kembali ke statiun awal. Kegiatan bersepeda dengan Nana ini sangat menyenangkan walaupun ditengah teriknya matahari Jogja. Tidak lupa kami juga menyempatkan diri untuk mengabadikan kegiatan kami ini bersama ‘sepeda kampus’.

Advertisements

2 thoughts on “Sepedaan Bareng Sepeda Kampus

  1. nacha says:

    jadi teringat sepeda kampus juga 🙂 pengen mencoba kembali…tapiii…g punya temaaaan 😀

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s